Saturday, July 31, 2010

Taman Safari

30-31 july 2010

Di penghujung libur sekolah, eo jalan jalan ke taman safari. Berangkat dari rumah jam 09 lewat, sampe di taman safari udah jam 4 sore. ini bukan karena macet lho, tapi karena mesti mampir ke beberapa tempat dulu (termasuk makan siang bareng mas ethan dan m lies yang kebetulan lagi pulang ke indo). Rencana awal nginap di caravannya taman safari, ambil yang tipe badak, tapi setelah lihat kondisinya yang memungkinkan kemasukan binatang kecil (cicak misalnya), jadi batal. Sempet liat juga lodge-nya, tapi juga batal karena kebetulan saat itu sedang ada renovasi lodge.

Friday, April 02, 2010

Sydney & Melbourne

Sydney
Hari ke-1 : 27 march 2010, perjalanan
Liburan kali ini diplanning cukup jauh jauh hari. Karena perlu urus visa dulu (diurus melalui Golden Rama dengan biaya Rp 1.170.000/orang) Sengaja diambil di tanggal tersebut karena disesuain dengan libur sekolah eo. Setelah melalui browsing intensif cari tiket dan hotel, akhirnya dipilih Garuda yang kebetulan dapat tiket promo (USD 710/orang, USD 520/untuk eo), sedangkan untuk hotel dipilih Leisure Inn di Sydney dan Hotel Best Western Atlantis di Melbourne . harga di kedua hotel hampir sama sekitar USD 178/2 malam.

Sunday, August 30, 2009

Koh Samed, Thailand

29-30 agustus 2009
Koh Samed

Berbeda dengan acara jalan-jalan di Thailand yang sebelum-sebelumnya, kali ini berangkatnya gak nyantai, karena harus kejar ferry untuk nyebrang ke koh samed yang jamnya tertentu (diusahain bisa dapet yang paling pagi – jam 11). Pagi-pagi, jam 7.30 udah berangkat dari apartemen. Seperti biasa ambil mobil sewa dulu di AVIS wireless road. Setelah semua urusan administrasinya beres, langsung jalan tepat pk. 08.00. Dari AVIS menuju tol lewat jalan tikus. Ambil tolnya arah rama 9 dan sri nakarin, kemudian ikut motorway, ambil arah rayong dan cari daerah banphe, tempat pelabuhan untuk nyebrang ke koh samednya.


Tuesday, August 18, 2009

Kaeo in Khao Kheow

16-17 agustus 2009
Khao Kheow
Es ta te camping resort

Seperti biasa sebelum mulai jalan jalan, eo sarapan pagi dulu. Sekitar jam 09 berangkat dari apartemen ke Wireless Road, tempat AVIS. Kali ini banyak acara ketinggalannya. Pertama ketinggalan voucher AVIS dan hotel sewaktu keluar kamar dan setelah di jalan baru inget kalo belum bawa work permit dan sim.

Akhirnya berangkat dari AVIS tepat jam 10. Dan seperti waktu mau ke Pattaya, masuk tol ambil arah Rama IX dan Ssri Nakarin, habis itu tinggal ikutin jalan highwaynya. Khao Kheow tempatnya sebelum pattaya. Sepanjang perjalanan eo bobo.

Wednesday, July 08, 2009

Khao Yai

05-06 july 2009
Khao Yai

Berhubung dari hari sabtu minggu senin selasa libur (loooong weekend), jadi liburan ke khao yai.
Liburan nyantai, berangkatnya juga nyantai.
Jam 8.30 an baru jalan dari rumah, ke AVIS (di Wireless Road) dulu ambil mobil, kemudian langsung masuk tol ambil arah Don Muang, Rangsit terus ke arah Saraburi dan lanjut ke arah Nakon Ratchasima. Sekitar jam 11 sampai di daerah Khao Yai.
Sebelum ke hotel, mampir ke Farm Chok Chai dulu. Tapi karena jam tournya masih lama (pk. 14.40), jadi ke hotel dulu. Nginep di hotel greenery. Selesai check in, eo makan siang (dengan bekal makan yang dibawa dari rumah), selesai eo makan, mama papa makan di resto hotel, the balcony (makan kwetiau siram dan nasi goreng).


Monday, June 15, 2009

Pattaya, Thailand

13-14 june 2009
Berlibur ke pattaya

Pagi-pagi bangun, ambil soup di resto buat makan eo, beres beres packing (karena kemaren gak jadi packing, soalnya ada berita tentang outbreak swine flu di pattaya-tapi karena gak mungkin cancel hotel, sewa mobil akhirnya lanjut terus). Selesai packing, bangunin eo, mandi dan eo sarapan. Setelah itu pergi ke Wireless Road (sekitar pk. 07.30), ambil mobil di AVIS (sewa mobil yang vouchernya di beli waktu travel fair di Muang Thong Tani – beli 5 voucher gratis 1 voucher – harganya per voucher 600 baht untuk weekday (senin-kamis) dan 800 baht untuk weekend.) Urus administrasi dulu sambil tanya tanya cara jalan ke sana, selesai sekitar pk. 08.30, langsung jalan.


Thursday, April 16, 2009

Penang, Malaysia


13-15 april 2009

Liburan ke Penang, memanfaatkan hari libur panjang di Thailand karena perayaan songkran. Berangkat pagi, eo yang masih tidur digendong bawa pergi ke airport. Pesawat take off pk. 07.25, naik air asia, ambil paket go holiday (tiket + hotel : THB 12.500). sampai di penang sekitar pk. 10.00 (waktu penang – beda 1 jam dengan bkk). Dari airport ke hotel, naik bus (RM 2/orang).

Thursday, December 25, 2008

Bogor

22-24 desember 2008

"Merayakan" akhir tahun 2008 ini, Kaeo (dan papa mama tentunya) pergi ke Bogor, karena ada voucher hotel yang didapat dari penukaran mileage thai airwyas yang akan expired dan juga tanggal pemakaian voucher hotel yang hampir expired.

Berangkat dari rumah pagi, baru sampai di dekat pacuan kuda papa nabrak bapak-bapak yang lagi bersepeda, yang harus diurus ke klinik dulu. alhasil sampai di bogornya sudah jam makan siang, dan mampir di resto sari wangi yang ada di jalan pajajaran. Resto ini masakan khas sunda, dan juga jual ice cream durian yang enak banget dan bakpao unyil beraneka rasa.

Monday, August 11, 2008

Bangkok & Singapore

Bangkok
02 - 07 Agustus 2008

02 agustus 2008
Pagi-pagi persiapan eo berlibur untuk pertama kalinya. naik pesawat TG, take off pk. 12.45, perjalanan sekitar 3 jam. selama di pesawat, eo main di pesawat, kemudian tidur. waktu take off dan landing eo nyusu biar kupingnya gak sakit. sesampainya di bandara suvarnabhumi bangkok, naik taxi menuju ke aparteman temannya papa di serene place, sukhumvit soi 24.sorenya sekitar pk. 18.00, janjian makan malam dengan tante liz dan om ethan (teman mama papa waktu yang tinggal di bangkok) di emporium. setelah makan malam dilanjutkan dengan acara windowshopping sebentar dan belanja buah mangga untuk eo.



Tuesday, March 14, 2006

Myanmar, Land of Gold

Rabu, 08 Maret 2006: Yangon
Pk. 09.20 pesawat mendarat dengan selamat di bandara udara Yangon. Memasuki gedung airport yang sedang direnovasi, terlihat antrian di counter imigrasi. Setiap counter imigrasi ditempati oleh 2 petugas. Petugas pertama bertugas memasukkan data ke komputer, dan petugas kedua untuk memeriksa dan men-cap passport. Oleh karena itu, antrian untuk setiap counter hanya satu baris. Jadi bagi yang pertama kali ke myanmar, jangan sampai "tergoda" untuk membuat antrian baru.

Thursday, February 16, 2006

Artefacts from Xieng Khuang, Laos

I flew from Vientiane to Xieng Khuang in late December 2005. It had always been my dream to visit Xieng Khuang ever since I got to know Laos. The weather was chilly, for it is uphill in Northern Laos, yet I still enjoyed my vacation there.
Xieng Khuang is very famous for its Plains of Jars. The jars are so huge that it can contain up to 2-3 persons inside. Until now, it remains mistery on how Xieng Khuang has these wonderful jars. There are 2 main hypotheses now on why these jars existed : it was used either for containing human body (burial) or for making wines. The jars dated as far as 4000 BC. It happened that some 6000 years ago Xieng Khuang area was a cross-road amidst wealthy trade routes (the silk road?) in Asia. The civilization in this area was so advanced that they created these huge jars for the unknown reason.


Wednesday, January 11, 2006

Património Mundial de Macau & Zhuhai, China

Perjalanan ke Macau ini bermula dari “keisengan” me dan cang browsing air asia, yang ternyata lagi ada paket perjalanan 3 hari / 2 malam ke macau termasuk akomodasi di Holiday Inn, dengan harga THB 15.147,-.
Setelah acara jalan-jalan ini, image macau sebagai kota yang hanya penuh dengan casino, jadi berubah. Macau ternyata penuh juga dengan objek-objek menarik, yang diantaranya sudah dijadikan world heritage oleh UNESCO, makanan enak (egg tart, dim sum, caldo verde), dan belanja baju dingin yang murah (non-branded).
 




Friday, December 23, 2005

L’Hiver romantique au Nord du Viêtnam

Hanoi... tempat yang sudah sejak lama ingin dikunjungi. Termotivasi oleh Halong Bay-dengan limestonenya yang bertebaran, pho-yang ternyata enak banget dimakan dengan cakwe goreng, dan air asia-yang baru aja buka jalur Bangkok-Hanoi.Sabtu, 17 Desember 2005
Pagi-pagi berangkat ke airport, pesawat jadwal berangkat pk. 10.20. Tetapi karena pesawat belum datang-datang, kami dapat tambahan waktu duduk-duduk di aiport 45 menit. Dan setelah masuk pesawat, dapat tambahan waktu lagi untuk lihat-lihat landas pacu 15 menit, karena pesawat mesti tunggu giliran terbang (di depan pesawat kami, ada sekitar 4 pesawat yang juga sedang tunggu giliran). Setelah take off, pramugari mulai “jualan” makanan/minuman. Walaupun pagi sudah sarapan, tetapi melihat “jualanan” ini, alhasil hari ini ada sarapan kedua. Beli biscuit isi tuna, mie instant rasa tom yam, dan oishi green tea. Selama penerbangan yang memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit ini, kami mengisi waktu dengan lihat-lihat pemandangan dari pesawat. Karena langit cerah-tidak berawan, gunung-gunung kelihatan jelas, biru.


Monday, October 03, 2005

Dhaka, Bangladesh : September 2005


Am just back from my business trip to Dhaka, Bangladesh. It was for our quarterly business review and planning for the Asia Whitespace group. I spent 3 days and 2 nights in Dhaka. The country and the city are so poor. They have the highest density on the planet. People squeeze to each other. Beggars are normal sight in Dhaka. People commute by taking buses, taxis, three-wheelers or rickshaws.




Sunday, July 10, 2005

Hong Kong : Live it Love it !

Together with Cang's extended family (mom, dad, sisters, niece, nephew), we took this irrresistable Hong Kong tour package, priced at net 8,693 Baht. The package included round trip air tickets, 2 nights hotel stay, half day city tour, and airport transfer. Since we travelled in group, we got even more discounts. Hence, it is always worth to bargain when buying packages in Bangkok, when you are in group.




 

 

Tuesday, July 05, 2005

Cruise to Bang Pa In Summer Palace

3 Juli 2005...
Cang dan Me, dan juga keluarga Cang yang lagi datang berkunjung, ikut cruise ke Bang Pa In Summer palace yang diselengarakan oleh Chao Phraya Express Boat. Kapal berangkat dari Sathorn Pier, dan berhenti sekali di Maharaj Pier untuk angkut penumpang lainnya(Selain dari Sathorn Pier, cruise ini juga bisa diikuti dari Maharaj Pier).


Tuesday, May 17, 2005

Death Railway in Kanchanaburi

15 mei 2005...
Bareng Elif dan Budi, kami ikut tour ke kanchanburi. Peserta tour dijemput dari hotel masing-masing dengan van, dan dari beberapa van kemudian dijadikan satu di bus besar. Kami berangkat pk. 08.00 dari Bangkok. Perjalanan sekitar 2 jam, untuk sampai di Kanchanaburi Province.



Sunday, April 10, 2005

Semalam di Malaysia...

On our way to go back home to Jakarta, we stopped by Kuala Lumpur. After 2 hours Air Asia flight, we landed safely at 18.20 in the modern and sophisticated Kuala Lumpur International Airport (KLIA). We went to taxi counter, bought a round-trip ticket of 67.4 Ringgit (airport to city), and 58.4 Ringgit (city to airport). Taxi ride took about 1 hour as KLIA was located in the suburb. We arrived at Sheraton Hotel which was strategically located in prime business district, within close proximity to Monorail station and Dang Wangi Train station. Post checking-in, we wandered around and stumbled upon a traditional food house where we had our dinner, traditional Malay Penang Char Kwaytiaw plus a couple of Teh Tarik. Then..., we took train to China Town (Jalan Petaling). It was a bustling night bazaar with specialties to offer: souvenirs, clothes, food. At night, we took train to go back to hotel as we decided not to take taxis (all the taxi drivers we encountered did not want to use their meters, instead had their own inflated rates).

Monday, March 14, 2005

Ayutthaya : The Ancient Capital of Thailand

Our trip to Ayutthaya happened on Mar 13, 2005. Ayutthaya, the old capital of Thailand, is located not far from Bangkok, about 1.5 hours train trip. The city used to be one of the marvellous cities of prosperous South East Asia. Unfortunately, it was devastated and levelled during war campaign with the Burmese. Modern Ayutthaya still keeps all its ruins, tracing back from the glorious past. It is now one of the World Heritage Site, and is under supervision of UNESCO.
Getting there
Willy had been to Ayutthaya once many years ago during his first trip to Thailand. Now since Astrid and Rudy were visiting, we decided to take them to Ayutthaya, since Visca had also not yet been to the place. We took train from Hua Lamphong station which was leaving for Chiang Mai. It departed at 09.30 and arrived in Ayutthaya at 10.51. The train fare was only 40 Baht (air-con) to Ayutthaya, but without seat number. It means if there were empty seats due to few passengers travelling to Chiang Mai, we were allowed to occupy them.


Monday, February 21, 2005

Time Was Frozen in Laos ...

Perjalanan kami ke Laos (Vientiane, Luang Prabang & Vang Vieng) dimulai dari kota Vientiane. Sebagai ibukota Laos, Vientiane memiliki posisi yang unik. Tidak seperti ibukota negara lain, yang umumnya terletak di tengah, Vientiane terletak di perbatasan dengan Thailand - dengan kota Nongkhai. Letaknya yang sangat berdekatan dengan Thailand, mengakibatkan penduduk di sini, hampir semuanya bisa berbahasa thai, hal ini juga ditunjang dengan kemiripan antarkedua bahasa tersebut.

Walaupun untuk sampai ke Vientiane, ada pesawat dari Bangkok langsung ke Vientiane, namun kami memilih naik pesawat dari Bangkok menuju Udon Thani, karena kami ingin melihat kota-kota lain (walaupun hanya sekilas), dan juga terutama karena perbedaan harga pesawat yang hampir 2 kali lipat. Pesawat berangkat sekitar pk. 07.30, dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Setiba di airport Udon Thani, kami naik van menuju ke Nongkhai. Van ini tersedia di airport dan diorganisir oleh airport Udon Thani, dengan biaya THB 100/orang. Perjalanan dari Udon Thani ke Nongkhai sekitar 30 menit.